Tuesday, April 19, 2016

Ketika Fatih Kangen Ayah

#Bandunghari93

Tak terasa kami sudah hampir seratus hari berada di rantau, meski Ayah pernah mengunjungi kami saat Fatih sakit dan harus dirawat di RS tetapi kerinduan anak-anak terutama Fatih kepada Ayahnya tidak dapat dipungkiri.  Meski masih kecil tetapi keberadaan Ayah secara fisik sangatlah berkesan bagi Fatih, bersama Ayah mereka bebas dan leluasa beradu fisik (sesama lelaki) dibandingkan dengan Bunda.

Saat ini Fatih semakin fasih berkomunikasi, jelas pengucapan dengan kalimat yang cukup panjang.  Sepulang Bunda dari kampus, biasanya Fatih mendekat untuk diajak bermain.  Setelah beberapa saat Fatih sering meminta Bunda untuk video call dengan Ayah (terutama saat melihat HP), dengan Fasih dan jelas Fatih berkata "Telp Ayah" atau "Halo pa kabar".

Momen Fatih bersama Ayah

Karena perbedaan waktu sejam dengan tempat Ayah berada, terkadang saat video call, tidak jarang Fatih harus kecewa karena tidak mendapat respon (mungkin Ayah sedang di perjalanan atau sedang Shalat) dan Ayah lupa menghubungi balik.  Tapi namanya juga anak-anak yang belum begitu mengerti saat tidak mendapat respon, sering meminta untuk berkomunikasi bahkan berbicara sendiri di depan HP seolah ada Ayahnya yang sedang mendengarkan.

Syukurlah, setiap hari Fatih bisa video call dengan Ayahnya meski terkadang hanya sekali saja setidaknya bonding diantara mereka tetap terjaga meski berjauhan jarak, dengan kemudahan komunikasi via HP.  Fatih tetap merasa ada Ayah yang sayang dan memperhatikannya sehingga bila bertemu secara fisik, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk akrab karena Fatih merasa Ayahnnya selalu ada untuknya.

#ODOPfor99days #day78

0 comments:

Post a Comment

 

Petualangan Fatih dan Ayesha Template by Ipietoon Cute Blog Design

Blogger Templates